start Jalan Jalan Ah: wisata pantai

Tips Jalan Jalan Kamu ada Disini

Bulan Promo GRATIS

Menjadi Agen Travel - WA.+6285240788670

Bulan Promo GRATIS

Menjadi Agen Travel - WA.+6285240788670

Bulan Promo GRATIS

Menjadi Agen Travel - WA.+6285240788670

Bulan Promo GRATIS

Menjadi Agen Travel - WA.+6285240788670

Bulan Promo GRATIS

Menjadi Agen Travel - WA.+6285240788670

Bulan Promo GRATIS

Menjadi Agen Travel - WA.+6285240788670

Tampilkan postingan dengan label wisata pantai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata pantai. Tampilkan semua postingan

Pulai Kei – Ketenangan yang Tiada Tandingan

Pulau Kei adalah salah satu potongan ketenangan yang bisa Anda temukan di salah satu ujung Indonesia. Dipenuhi dengan pesona dan rasa sihir, dari keindahan langit biru, dengan laut membentang tak berujung dan pasir yang lembut. Secara historis, pulau ini diakui sebagai Kepulauan Rempah-Rempah legendaris, Provinsi Maluku yang memesona adalah rumah bagi lebih dari banyak bunga pala dan pala.

Pulai Kei
Di sini, di Maluku Tenggara, di pulau Warbal kecil di gugusan Kei, Anda akan menemukan pemandangan yang tidak pernah Anda temukan sebelumnya. Tidak seperti kebanyakan pantai yang membentang di sepanjang pantai sebuah pulau, pantai Ngutafur justru meluas ke arah laut. Sebuah gundukan pasir yang tak terputus sekitar 2 kilometer panjangnya, dan memiliki lebar 7 meter dihiasi dengan pasir putih yang sangat halus bak tepung. Pantai ini seakan tidak memiliki ujung, hamparan laut biru jernih juga akan menyambut kaki Anda di pantai ini. Suasana yang Anda dapatkan di pantai ini tidak pernah akan Anda dapatkan di tempat lain di manapun di seluruh dunia. Ketenangan dan kesunyian pulau ini tidak ada duanya. Pulau ini sangat cocok untuk tempat melarikan diri dari keriuhan kota besar dengan menghabiskan seharian berjalan-jalan di bibir pantai. 

Pulau Kei yang sunyi ini memiliki pasir putih yang sangat lembut tidak ada pasir yang lembut selembut pulau ini. Sekitar pantai pun dipercantik dengan berdirinya beberapa pohon yang membuat tempat ini makin teduh. Meski di luar terlihat cantik, sempatkan untuk memanjakan mata Anda untuk menyapa pemandangan di bawah laut yang tak kalah cantiknya yang bersembunyi di bawah laut tenang nan biru menunggu untuk Anda temukan. Perairan Maluku kaya akan terumbu karang, bahkan banyak terlihat dari sudut pandang Anda ketika Anda menaiki perahu. Berkat airnya yang jernih, sehingga memungkinkan Anda untuk melihat apa yang bersembunyi di dalamnya. Ratusan spesies ikan dan kehidupan laut lainnya berkembang dalam terumbu karang, jadi pastikan untuk mengambil snorkel dan kacamata dan lihat apa yang disembunyikan pulau ini untuk Anda di dalam lautnya.

Wisata Pulai Kei
Juga hal yang tak bisa Anda lewatkan di pulau ini adalah berinteraksi dengan Penyu Belimbing raksasa yang oleh masyarakat sekitar dikenal sebagai Tabob. Spesies ini adalah termasuk salah satu spesies yang dilindungi, yang mana spesies ini membuat sarangnya di Pantai Ngurtafur dan dipantau langsung oleh WWF. Bahkan Anda juga dapat melihat segerombolan pelikan yang bermigrasi dari Australia dan Papua Nugini ke kepulauan Maluku. Kepulauan Kei merupakan bagian dari Wallacea, sekelompok pulau di Indonesia yang dipisahkan oleh perairan dalam dari kontinen Asia dan Australia, dan masih banyak alasan lainnya yang tidak bisa digambarkan oleh kata-kata mengapa Anda harus mengunjungi Pulau Kei.
Share:

Pantai Bira Makasar – Surganya Para Backpacker

Pantai Bira Makasar merupakan objek wisata terkemuka di Bulukumba. Pantai Bira ini terletak di ujung selatan Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di Kecamatan Bonto Bahari, Bulukumba. Pantai Bira memiliki pantai pasir putih yang menyerupai tepung. Selain dengan pantai putihnya, pantai ini juga akan memanjakan Anda dengan pemandangan seperti matahari terbit dan terbenam, hutan dengan flora langka dan fauna yang berada di pedalaman laut yang indah dengan biota laut yang menakjubkan adalah daya tarik utama yang dapat dinikmati di tempat ini.

Pantai Bira Makasar
Pantai Bira Makasar
Lokasinya yang terpencil, perairan yang tenang jelas akan memanjakan siapa saja yang berkunjung ke sana. Itulah mengapa di tempat ini sangat sempurna untuk menikmati fenomena matahari terbit maupun terbenam, menikmati paparan sinar matahari maupun snorkeling. Jauh di cakrawala, pemandangan indah pulau Selayar menambah kemegahan pantai ini. Sementara itu tak terlalu jauh dari pantai, Anda bisa melihat pulau Liukang dan Kambing atau kepulauan kambing yang menyambut pengunjung untuk melangkah masuk ke dalam lingkungan alami mereka. Ada beberapa kapal di sepanjang pantai yang tersedia untuk mengantarkan Anda ke pulau-pulau tersebut. Lautan yang berada di pantai Bira Makasar dan Selayar juga ideal untuk kegiatan menyelam. Di sekitar pantai, Anda akan menemukan gugusan terumbu karang, namun atraksi yang paling menonjol dari pantai ini adalah dinding terjal di Pulau Kambing, di mana lempengan batu secara gamblang terlihat seperti naik dari laut di antara Bira dan Selayar. Di sini barisan karang dan ikan-ikan yang berwarna-warni menawarkan pemandangan bawah air yang sangat fantastis. 

Kata "Bulukumba" sendiri diyakini berasal dari frasa Bugis "Bulu'ku Mupa", yang mana secara lepas dapat diartikan sebagai “masih gunungku”. Nama itu muncul di abad ke-17, ketika perang pecah antara dua kerajaan Sulawesi Selatan, yaitu kerajaan Gowa dan Bone. Pada saat itu, punggung Gunung Lompobattang, yang dikenal sebagai "Bengkeng Buki", - yang berarti "kaki bukit", - diklaim oleh Kerajaan Gowa. Sedangkan Kerajaan Bone bagaimanapun, membantah klaim dan membela daerah dengan semua yang mereka punya. Dari pertempuran ini datang kata-kata: ”bulu’ku mupa!” atau “ini masih gunung saya”. Secara bertahap pengucapannya bergeser untuk mencakup seluruh wilayah Bulukumba.

Di sinilah Anda bisa menikmati pemandangan indah dari pantai Bira. Pantai ini cocok untuk pelarian para backpacker yang ingin menikmati wisata yang tidak terlalu menguras dompet dan menikmati pemandangan ala Resort mahal di penjuru dunia lainnya. Di sini Anda akan melihat gaya hidup tradisional dari penduduk sekitar, karena masyarakat di sini percaya bahwa modernitas menyimpang dari aturan adat dan ajaran leluhur, sehingga Anda akan melihat gaya hidup yang benar-benar natural dan tentunya juga ramah. Tunggu apalagi? selagi ada waktu segera kunjungi pantai Bira Makasar.
Share:

Pantai Pok Tunggal, Ikon Baru Gunungkidul

Selain bangunan – bangunan tua bersejarah, Yogyakarta juga terkenal dengan objek wisata pantai yang dimilikinya. Parangtritis di Kabupaten bantul, Indrayanti di kabupaten Gunungkidul dan Pantai Glagah di kabupaten Kulon Progo hanyalah beberapa pantai yang sudah sangat terkenal. Namun, meski telah banyak pantai yang dieksplorasi oleh Dinas Pariwisata maupun masyarakat, masih ada beberapa pantai di provinsi ini yang terbilang masih belum terjamah, salah satunya adalah Pok Tunggal.

Pantai Pok Tunggal

Pok Tunggal sendiri adalah salah satu pantai di wilayah tenggara Yogyakarta, atau tepatnya di kabupaten Gunung Kidul yang hingga saat ini terbilang masih belum terjamah. Namun, suasana yang begitu berbeda, bila dibandingkan dengan pantai – pantai lain, akan langsung terasa ketika sampai ke sana. Pengunjung akan langsung disuguhkan dengan hamparan pasir putih yang begitu luas dari ujung timur hingga barat. Pasir di pantai ini begitu bersih, belum banyak sampah, hal itu karena memang belum banyak wisatawan yang mengetahui dan berkunjung ke pantai ini.

Pengunjung juga akan melihat deburan ombak dengan airnya yang begitu biru. Suasananya yang masih relatif sepi, membuat setiap pengunjung merasa tenang dan nyaman serta betah berlama – lama di sana. Ikon pantai ini adalah sebatang pohon Duras yang tumbuh rindang di bibir pantai. Pohon ini sangat disakralkan oleh masyarakat setempat, hingga pengunjung dilarang untuk memanjatnya. Selain itu, pohon ini dikenal sangat sulit untuk tumbuh apalagi besar, sehingga wajar apabila keberadaanya di pinggir pantai ini menjadi sangat menarik. Keberadaan pohon Duras itulah yang kemudian menjadi alasan mengapa pantai ini disebut Pok Tunggal.

Pantai Pok Tunggal


Selain pasir, ombak dan pohon Duras, suguhan lain yang sangat istimewa adalah barisan tebing karang yang berkesan seperti benteng bagi pantai ini. Barisan karang tersebut tingginya sekitar 50 meter sehingga mungkin Anda yang memiliki hobi panjat tebing dapat mencobanya. Di tebing – tebing itu, masih terdapat beberapa hewan liar, salah satunya adalah monyet.

Pengunjung yang ingin bersantai tidak perlu khawatir karena mereka dapat menyewa payung pantai atau jika ingin lebih besar, ada persewaan tenda dome. Tentunya, akan menjadi satu pengalaman yang sangat mengasyikkan dan tak terlupakan ketika dapat menyaksikan matahari tenggelam di pantai ini.

Untuk menuju ke pantai Pok Tunggal cukup mudah. Letaknya berada di kabupaten Gunungkidul atau sebelah Tenggara pusat kota Yogyakarta. Untuk ke sana, Anda dapat menumpang kendaraan umum, tetapi apabila Anda ingin kenyamanan lebih, Anda dapat menggunakan mobil. Posisi pantai ini berada di antara Pantai Siung dan Pantai Indrayanti. Bagi pengemudi yang menuju ke sana, harus ekstra waspada karena untuk memasuki wilayah pantai ini jalannya cukup menantang, selain terjal juga sempit dan berbatu. Namun, ketika semua itu sudah terlewati, pemandangan indah pantai Pok Tunggal siap untuk Anda nikmati.
Share:

6 Hal Yang Membuat Pulau Condong Itu Menarik

Kamu pernah ke Pulau Condong yang berada di Lampung ? Pulau yang bisa ditempuh 15 menit nyeberang dari Pasir Putih Bandar Lampung dan sekitar 1,5 jam dari Pelabuhan Bahauheni. Dan berikut fakta unik tentang Pulau Condong Bandar Lampung.

1. Pulau ini Terkenal Dengan Pulau Monyet dan Pulau Hantu

Jika kamu berkunjung ke Pulau Condong, harap perhatikan barang bawaanmu, karena di pulau ini banyak monyet berkeliaran dan siap mengambil barang bawaanmu kapan aja. Selain itu, di pulau ini juga konon diceritakan ada gadis yang bunuh diri akibat putus cinta, dan penampakannya sesekali suka terlihat oleh pengunjung.


2. Di Semua Sisi Memiliki Karakter Yang Berbeda-beda

Yaps, betul.. pengalaman kesana, di setiap sudutnya memiliki karakter yang berbeda. Di sisi utara dia memiliki karakter pantai dengan ombak tanpa pasir, ombaknya tidak terlalu besar dan pantainya lumayan dangkal, cocok untuk main ombak dengan menggunakan ban. Sebelah timur, pulau ini memiliki karakter tebing dengan deburan ombak yang kencang, tidak disarankan untuk berenang disana, sebelah barat memiliki hamparan pasir putih yang lembut, dan sebelah selatan memiliki perkebunan terumbu karang yang indah, yeay.. kamu bisa snorkeling disana..

cerita pulau condong bandar lampung


3. Ada Sebuah Goa Di Pinggiran Pantai

Yups, goa ini berada di pinggir pantai, eksotis jika kamu bisa berfoto disana. Ya meski goanya tidak terlalu besar tapi cukup lumayan memberikan kesan saat kamu mengunjunginya.

Pulau Condong Bandar Lampung


4. Ada Kuburan Di Puncak Gunungnya

Bagi kamu yang nekat, kamu bisa coba untuk mendaki ke puncak pulau, menaiki jalanan yang rindang. Posisi jalannya persis di sebelah goa, agak saru karena jarang dilalui pengunjung. Dan kamu bisa menemukan tiga kuburan yang di keterangannya dibangun tahun 2010. Belum jelas itu kuburan siapa, memang tidak masuk akal gimana ceritanya kuburan bisa berada di puncak bukit.

Pulau Condong Bandar Lampung


5. Bentuk Pulau Ini Seperti Mangkok Terbalik

Yups, bentuknya bulat dan lonjong ke atas, persis seperti mangkok terbalik. Gak percaya, silahkan aja bandingkan mangkok terbalik dan foto di bawah ini.

Pulau Condong bandar Lampung


6. Ada Sepasang Kakek Nenek Penjaga Pulau Ini

Sudah dua kali kesana, sepasang kakek nenek ini masih betah disana. Entah sudah sejak kapan mereka tinggal di pulau ini. Yang pasti, so sweet banget ya mereka..


Share:

Cerita Perjalanan Saya Menjelajah Pulau Biawak Indramayu Jawa Barat

"Biawak island The liltle of Komodo Island” itu lah kata yang pertama saya ciptakan saat berencana ke pulau biawak di Indramayu, Ya..walaupun pada kenyataannya pulau komodo jauhh lebih bagus dari pulau biawak. Namun saya pun tak memungkiri bahwasanya pulau biawak juga sangat Indah.

Saya sangat antusias saat teman saya dari komunitas DOYAN JALAN berencana untuk mengeksplore pulau biawak, karena dari dulu saya memang ingin sekali ke pulau itu. Pada saat itu saya sedikit ragu untuk bisa pergi kesana, karena jadwal pekerjaan yang menghadapi ‘garis kematian’. Namun berkat dorongan teman-teman sesama komunitas Doyan Jalan akhirnya saya ikut serta eksplore pulau biawak pada tanggal 17-19 Mei 2013.

Trip Pulau Biawak Indramayu
CAMYANGERS :D
Namun bukan perkara gampang untuk menuju ke pulau biawak, beberapa hari menjelang keberangkatan, kami di cekal oleh oknum yang mengakui pulau biawak sebagai ‘pulau kekuasaannya’, secara tidak langsung kami dipaksa melalui oknum tersebut untuk mencapai pulau biawak, padahal biaya yg mereka tawarkan terlewat mahal terutama bagi kami kalangan semi backpacker :D, tapi saya dan kawan-kawan mencari alternative lain menuju pulau biawak tanpa perantara dari oknum tersebut, kami langsung menghubungi dinas pariwisata Indramayu, pada kenyataannya dinas pariwisata tidak menunjuk satu orang pun untuk mencapai pulau biawak, kami sedikit lega karena urusan perijinan sudah selesai, dan kami akhirnya memutuskan untuk memakai jasa pak Tasid, salah satu pemilik kapal kayu yang akan menjadi guide kami selama disana, pak Tasid begitu ramah dan bersahabat, beliau sangat baik dan menganggap kami semua adalah keluarganya.

Sampailah kami pada hari keberangkatan dengan meeting point jam 20.00 di semanggi, karena pada hari itu jakarta di guyur hujan lebat, kami berangkat sedikit ‘ngaret’ dan sialnya kami harus berjalan jauh untuk menuju pemberitian elf yang kami pesan, dengan rasa dongkol dan capek akhirnya kami bertemu dengan elf yang menunggu di Hollywood KC, rasanya ingin marah dengan sopir elfnya yg tak menepati janji untuk berhenti di mall semanggi. Namun rasa emosi seketika berubah menjadi sumringah saat saya melihat fasilitas elf yang menurut saya tergolong mewah dan nyaman, saya memesan seat yang 15 tapi ternyata seatnya 19 (dengan harga yg sama) dan berAC juga :D

Pada pukul 21.30 saya berserta rombongan Doyan Jalan, mulai menyelusuri jalanan ibu kota yang luar biasa macet. Perjalanan sungguh melelahkan, banyak dari kami yang tertidur pulas di dalam mobil, perjalanan memakan waktu kurang lebih 8 jam dari Jakarta menuju Pelabuhan Karangsong Indramayu.

Pada pukul 04.00 dini hari saya tiba di pelabuhan karangsong, setelah istirahat dan sholat subuh kami menaiki perahu pukul 05.30. Perjalanan laut menggunakan perahu kayu milik Pak Tasid, untuk sampai di Pulau Biawak perjalanan laut memakan waktu kurang lebih 5 jam dengan kondisi cuaca yang cukup bersahabat. Yeaaayyyy… sampai lah kita di pulau Biawak, kapal merapat ke dermaga yang sangat panjang, penyambutan pun sedikit aneh (menurut saya), Kami diharuskan berkunjung ke sebuah makam, yang menurut Pak Tasid, setiap pengunjung yang datang ke pulau Biawak diharus izin dengan penghuni makam itu, makam itu makam syeh syarif khasan (saya pribadi tak tahu siapa beliau :D). Demi kenyamanan dan peraturan yg harus kami turuti dan demi menghormati para leluhur kami pun mengikuti pak Tasid untuk ziarah ke makam beliau.

Pulau Biawak Indramayu


Selesai berziarah ke makam, saya bersama rombongan bersih-bersih dan beristirahat sejenak, sebelum pergi ke pulau gosong untuk snorkling, sayangnya pada saat itu saya tidak berani untuk turun ke tengah laut hehe…

Malam pun tiba, dan sedikit informasi bahwa penerangan di pulau biawak memakai diesel yg menyala hanya dari jam 18.00-22.00 WIB. Setelah itu, keadaan menjadi gelap gulita. Malam pun tiba, Kami mempersiapkan makan malam dan beberapa bakaran singkong dan kentang, perut pun sudah kenyang, akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke dermaga hanya untuk sekedar berbagi cerita, namun sangat disayangkan saat itu cuaca sedang mendung, kami pun bergegas menuju penginapan yang sudah kami sewa, oia tenang saja karena di pulau biawak ini disediakan penginapan, bukan penginapan yang mewah tapi sebuah rumah dinas, lumayan lah untuk numpang tidur.

Pagi hari kami menaiki mercusuar, dari sinilah keindahan pulau biawak terlihat sangat indah dari berbagai sudut, saat itu saya berdoa dan mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Allah karena telah menciptakan negeri yg begitu indah dan memberikan kesempatan saya untuk menikmatinya. Mercusuar ini di bangun oleh belanda pada tahun 1872 (wow lama juga ya) memang sedikit banyak kerapuhan pada mercusuar, awalnya saya ragu untuk mencapai puncak mencusuar, namun saya bertekat untuk terus naik, dan tibalah saya di atas mercusuar, SUBHANALLAH begitu kecilnya saya, begitu besarnya ALLAH yang telah menciptakan semua ini, kelelahan saya terbayar sudah setelah menikmati sambil berfoto-foto dia atas Mercusuar.

Pulau Biawak Indramayu Jawa Barat
View dari atas Mercusuar
Turun dari mercusuar saya melihat anak buah pak Tasid sedang memetik buah kelapa, karena kehausan dan takut dehidrasi (kami harus mengirit air minum saat itu krn stok yg terbatas), dengan spontan saya langsung meminta kelapa itu, namun dasar anak-anak dolan yang senang dengan kegembiraan dan keriuhan, dengan gerak cepat mereka mengikuti saya meminum air kelapa itu, terima kasih yah anaknya Pak Tasid, sudah memberikan kami kelapa secara cuma-cuma :D

Pulau Biawak Indramayu Jawa Barat
Biawakk <3
Rasa haus sudah hilang, saatnya rombongan mulai menjelajah pulau biawak, mulai dari sumur merah, yang katanya airnya merah (namun herannya saat kami kesana airnya biasa saja). Rombongan meneruskan ke makam belanda, karena saya tidak tertarik mengunjungi makam :D akhirnya saya memutuskan untuk menemani Imaduddin (salah satu teman saya) yang sedang berleha-leha di dermaga, saya dan imad bercerita sesaat, yang pada akhirnya imad tertidur dan saya membaca buku yg saya bawa dari Jakarta sambil menikmati sepoynya angin pantai..sungguh nikmat hidup ini :D

Selesai rombongan berkunjung ke makam belanda, sebagian dari kami ada yang snorkling, berenang di pantai, atau bermain-main bersama biawak. Oia biasanya jam segitu biawaknya berkeliaran dan boleh kita kasih makan, makanan biawak berupa ikan kecil yang sudah di sedikan oleh penjaga mercusuar yang bernama Mas Wahyu. Tips dari Mas Wahyu dan Pak Tasid, jangan mendekati biawak dari belakang, karen ekor biawak sangat berbahaya, sekali sabetan bisa mematahkan tulang :(…bbbbrrrr

Setelah makan siang, bersih-bersih dan beberes, rombongan memutuskan untuk kembali ke Jakarta, perjalanan kembali memakan waktu lebih dari 5 jam (ini disebabkan karena jalur pulang kami berbeda). yah nikmati sajalah sepoy angin lautnya, karena kelelahan dan merasa bosan banyak dari kami yang tertidur pulas di kapal. pukul 17.00 kami tiba di darat dan mobil elf yang akan membawa kami ke Jakarta pun sudah standby. Perjalanan menuju Jakarta yang begitu panjang, namun tak terasa karena banyak banyolan dan cerita selama di pulau Biawak, mulai dari curhatan di Dermaga sampai dengan cerita mistis. Perjalanan yang begitu mengesankan.

Perjalanan Pulang Melewati Sungai.. Amazing...

Sedikit Informasi Tentang Pulau Biawak

  • Pulau biawak aslinya bernama pulau Rakit, dinamai pulau biawak oleh para nelayan setempat, karena setiap mereka singgah di pulau ini bnyk biawak berkeliaran
  • Pulau biawak hanya di tempati oleh seorang penunggu mercusuar (saat saya kesana yang sedang disana adalah mas wahyu, anak dari penunggu mercusuar)
  • Pulau ini merupakan pulau tak berpenghuni, jadi saat kesini pastikan persediaan stok makanan dan minuman cukup, dan jangan lupa bawa oleh2 buat penjaga mercusuar hehehe
  • Perahu untuk menyebrang ke pulau biawak hanya bisa menampung 12 orang, biar aman jangan menyalahi aturan sang pembawa perahu :D
  • Saat menaiki mercusuar jangan ketinggalan kamera, karen diatas menara adalah spot yang sangat bagus untuk berfoto
  • Terdapat penginapan rumah Dinas untuk di sewa

Berikut Perincian Biaya Waktu Saya Ke Sana(Th. 2013)

  • Sewa ELF : Rp. 2.000.000 (PP) dibagi 12 orang
  • Sewa perahu Rp. 2.500.000 dibagi 12 orang
  • Sewa Life Jacket Rp. 10.000/ Orang
  • Biaya masuk Pulau Rp. 10.000/orang
  • Persediaan stok makanan Rp. 300.000 dibagi 12 orang
  • Sewa penginapan Rp. 200.000: 12 orang
Oke segitu dulu penjelajahan saya ke pulau biawak, sampai jumpa di trip selanjutnya…trus Jelajah Indonesia
Dan bagi teman-teman yang butuh Contact Person Pak Tasid, silahkan isi di komen ya :D

Cerita Oleh :
Tini Martini Tini
Desaign Grafis +Cleo Indonesia
Foto : Akun Facebook Dwi Ratna Indayani


Share:

Cara Menuju Pulau Karang Congkak Kepulauan Seribu Jakarta

Pulau Karang Congkak

Cuy, liburan gak perlu melulu jalan jauh. Lu bisa jalan di sekitaran yang deket-deket aja dulu. Contohnya Pulau Seribu, masih banyak pulau yang bisa lu eksplore. Tapiiiiiiiii... bantu gue jagain tu pulo dari kerusakan ye..

Sekilas Karang Congkak

Karang Congkak berada di gugusan pulau seribu, lu bisa transit di Pramuka lalu lanjut pake kapal nelayan buat meluncur ke Karang Congkak yang sebelumnya lu bisa eksplore pulau lain dulu. Misal bisa mampir ke Semak Daun, Gusung Pandan dahulu sambil snorkeling, ahhh perjalanan lu bakal romentik menn..

okeh okeh.. bagi gue Karang Congkak dari pemandangan si biasa aja, masih bagusan Semak Daun, Gusung Pandan, Pulau Perak atau Pulau Payung. Tapi pulau ini menangnya adalah belom banyak orang yang pergi kesana alias masih sepi, waktu gue kesanapun cuma gue dan temen-temen doang yang ngecamp disana. Endes gurindes..

Akses ke pulau ini juga nggak ada dermaga, jadi lu musti nyebur sambil ngangkutin barang bawaan kayak ngungsi kalo lagi banjir tapi seruuuu... :D, haha kejadian yang sama gue alamin juga di Pulau Camyang, sama gak ada dermaganya.. tapi serem.. ombaknya guede.


Info Pulau Camyang, lu bisa baca dimari --> Pulau Camyang / Pulau Merak Besar

Ngoyor

Oia, inih yang paling urgent, disana belum ada rumah penduduk, pun juga toilet atau kamar mandi. Jadi semua kegiatan yang berhubungan dengan toilet lu bisa langsung interaksi dengan alam. Alias nyemplung ke laut :D Hal yang menarik juga hunting lokasi buat ber*k hihi... atut kalo pas lagi ngeden ada kapal liwat. Dan siap-siap ye buat gamandi selama disana, jadi bisa siapin tisu basah buat ngelap-ngelap biar gak lengket.

Pemandangannya Gimana ?

Seperti kata gue di atas, biasa aja serius.. mungkin karena masih alami kali ya, rerumputannya masih tinggi. Tapi lumayan sih buat sekedar liburan sama teman dan kolega. Cukup buat ngilangin penat setelah jenuh ama aktivitas kerjaan sehari-hari.

Underwater juga kalo kebetulan bisa dapet yang keceh kok, cuma kalo lagi apes ya nikmatin aja karang-karang mati yang udah sering diinjek wisatawan yang gak tanggungjawab.

Kalo gue biasanya, kalo kelihatan terumbukarangnya jelek, gue alihkan kegiatan ama mancing. Jadi yang lain snorkeling, gue mancing. Mancingin yang lagi snorkeling.. hahaha

Pulau Karang Congkak


Orkes, bradah.. Selamat menikmati perjalanannya yaks..

Cara Kesana Gimana Om ?

Eh manggil gue Om, panggil gue mister ye..
Jadi mister kasi tau rutenya yaks.. Lu jalan pagi buta ke Muara Angke, darisana lu bisa naik kapal ke Pulau Pramuka, kapal ke Pramuka biasanya ada yang transit dulu di Pulau Pari, hari-hati jangan sampai salah turun :D. Perjalanan dari Angke ke Pulau Pramuka sekitar 3 jam lah kurang lebih. Tiba disitu lu bisa sewa kapal buat eksplore pulau dan menuju Karang Congkaknya langsung..

Okeh sederhana kan ?

Biaya Ke Karang Congkak Abis Berapa Om ?

Orkes, ini tak lekang dari salah satu pertimbangan setiap kali seseorang ngetrip. Biaya dan budget.. berikut gue share perincian perjalanan gue kemarin untuk 11 orang ya.

  1. Transport Rumah - Muara Angke - GRATIS (Nebeng motor temen)
  2. Kapal dari Angke - Pulau Pramuka -> Rp. 80.000 PP
  3. Beli Logistik untuk dimasak di pulau -> Rp. 20.000 / orang
  4. Sewa kapal + Guide Rp. 850.000 / 11 Orang = Rp. 77.500 (dibulatkan)
  5. Beli Galon 4 Galon (bisa buat mandi, masak dll) = Rp. 40.000 / 11 orang = Rp. 3.700
  6. Beli Kayu Bakar Rp. 30.000 / 11 orang = Rp. 2.800
  7. Sewa alat masak (Wajan, mangkok, penggorengan, cobek, sendok, dll) Rp. 50.000 / 11 Orang = Rp. 4.500
  8. Makan di Pulau Pramuka pas sampe dan sepulangan dari Karang Congkak Rp. 40.000 (2 kali makan)
  9. Toilet mandi di Pramuka Rp. 2.000
  10. Pelengkap terakhir Ngemall jajan di Pluit Village -> Rp. 30.000
  11. Ongkos Angkot + Tranjakarta Pulang = Rp. 8.500

Total habis budget =>  Rp. 229.000

Itinerary Perjalanan Ke Karang Congkak

Hari 1
06.00 WIB ---- Kumpul di Muara Angke
07.30 - 10.30  : Tiba di Pulau Pramuka
10.30 - 12.30 - Makan, Istirahat, Solat
12.30 - 15.00 - Beach Eksploring, Hopping Island
15.00 - 15.30 - Tiba di Karang Congkak
15.30 - 18.00 - Solat Ashar, Maen Uno, Maen Aer, Masak-masak
18.00 besok pagi - Maen uno, makan malam, ngobrol santai, bobok cantik

Hari 2
05.00 - Bagun pagi, solat subuh
05.30 - 09.00 - Maen aer, foto-foto, maen games, dll
09.00 - 10.00 - Balik, cuss ke Pramuka
10.00 - 12.00 - Mandi bersih2 di Pramuka, Solat Dzuhur
12.00 - 15.00 - Cuss dari Pramuka - Kali Adem (Sebelahnya Angke)
15.00 - 18.00 - Makan di Mega Mall sambil Ashar dan Magrib
18.00 -> Sayonara pulang ke rumah

Apalagi ya yang biasanya dibutuhin kalo mau jalan, eh silahkan komentar deh kalo ada yang kurang jelas, nanti gue bantu sebisa gw.. :D

Oke Broow, Eh iya.. gue punya banyak referensi tentang pulau seribu;

Baca : WISATA DI PULAU SERIBU

Untuk Contact Person, lu bisa baca di postingan Daftar Kontak Person Pulau Seribu 

Sebagai hiburan, silahkan diicip video di bawah ini !


Share:

Gili Meno & Gili Air, Tempat Snorkeling Keren di Lombok

Tempat snorkling yang paling nikmat ada di pulau Lombok tepatnya di Gili Meno dan Gili Air dimana tempat ini sudah terkenal dari para wisatawan lokal bahkan manca negara. Pulau lombok adalah pulau di Indonesia yang memiliki tempat wisata paling eksotis sehingga pengunjungnya terus bertambah dari waktu ke waktu. Bagi anda pencinta snorkling, jangan pernah melewatkan tempat wisata terindah ini, karena memang tempat ini sangat nikmat sekali untuk dikunjungi.

Gili Meno & Gili Air, Tempat Snorkeling Keren di Lombok

Sebenarnya tak perlu ke luar negeri untuk menikmati indahnya pariwisata yang indah, Indonesia dengan beribu pesonanya mampu membuat kita merasa benar benar berada di tempat yang tepat untuk berlibur. Lombok, merupakan salah satu contoh pulau di Indonesia yang menyimpan kekayaan dari mulai hutan hingga wisata bahari yang cukup mempesona.

Seperti Gili Meno dan Gili Air di sana anda bisa melakukan snorkling sepuasnya, merasakan sensasi keindahan laut yang cukup jernih dan menyenangkan. Air lautnya dan kondisi pasirnya cukup menggoda sekali untuk dikunjungi, sangat beruntung apabila anda bisa berlibur ke sana. Mau ke sana, liburan yuk!

Gili Meno & Gili Air, Tempat Snorkeling Keren di Lombok
Share:

Lembutnya Pantai Tanjung Bira, Bak Tepung Terigu

Jika diamati kebanyakan tekstur pasir memiliki model yang kasar dan berat, namun hal itu tidak pada pantai Tanjung Bira, Bulukumba. Pantai yang terletak di wilayah Sulawesi Selatan ini memiliki pasir yang bisa dikatakan sangat halus bahkan hampir sehalus tepung terigu. Sudah jelas rasanya pasir di pantai ini empuk dan lembut.

Tekstur pasir menjadi identitas brand suatu pantai. Mungkin dari sekian banyak pantai di Indonesia hanya baru pantai Tanjung Bira yang paling halus, serasa berjalan di tepung terigu sungguhan. Bagi anda yang penasaran, wajib untuk mencoba berwisata ke tempat ini.

Kondisi pantai akan semakin maksimal saat laut sedang dalam kondisi surut, sehingga hamparan pantai lebih luas. Pada siang hari anda bisa merasakan sensasi angin yang sepoi-sepoi dan nyaman di pantai ini. Dan di malam hari pun semua suasana indah itu bisa kita nikmati, bagaiman? Enak kan?

Bagi kamu yang mau berkunjung kesana, kamu bisa baca pengalaman dan budgeting yang saya buat di posting berjudul Keliling Makassar Hanya Habis Rp. 800 Ribuan.

Tanjung Bira, Bulukumba

Share:

Pulau Selayar, Kepingan Surga di Sulawesi Selatan

Satu kepingan surga yang tertinggal di bumi, itulah julukan yang pantas untuk Pulau Selayar tepat berad di Sulawesi Selatan. Keindahan pulau ini memang tak dapat dipungkiri, begitu mempesona dan membuat kita merasa benar-benar berada di tempat impian, lokasinya juga sangat mudah dicapai jika perjalanan yang dilalui dari Pelabuhan Bulukumba dan dengan perkiraan waktu tempuh kisaran 2 jam. Kondisi pasir putih serta panorama laut yang begitu asri membuat Pulau selayar wajib untuk anda kunjungi.

Selayar Sulawesi Selatan

Hingga kini mungkin bisa dikatakan orang yang mengetahui keindahan Pulau Selayar masih cukup sedikit, padahal pesonanya sangat luar biasa mampu membuat orang tak ingin kembali lagi ke rumah. Tempat yang indah bagai surga ini adalah salah satu tanda kebesaran tuhan dengan segala kekuatannya.

Bagi anda yang teramat ingin berkunjung ke tempat ini, sebaikya segera cari tahu lebih banyak baik dari lokasi pastinya, alat transportasi dan jasa guide agar semua bisa berjalan sesuai dengan yang anda harapkan. Selamat berwisata ke taman surga!
Share:

Seminar Digital GRATIS 100%

Paket TOUR Pilihan

Berlaku: 05 Feb 2019 s.d. 30 Mei 2019 JELAJAH 3 PULAU SERIBU (ONE DAY) *AV-D Mulai dai IDR 100.000

Berlaku: 21 Nov 2018 – 31 Mei 2019 BROMO ONE DAY TRIP *CT-D Mulai dari IDR 300.000

Berlaku: 04 Mei 2019 – 05 Mei 2019 PULAU TIDUNG 2D1N *AV.D Mulai dari IDR 350.000

Berlaku: 06 Apr 2019 – 30 Mei 2019 PULAU PARI 2D1N *AV.D Mulai dari IDR 360.000

Berlaku: 27 Mar 2019 – 31 Mei 2019 PULAU HARAPAN 2D1N (OPEN TRIP) *AVD Mulai dari IDR 370.000

Berlaku: 02 Jul 2018 – 30 Mei 2019 PULAU AYER ODT *AV.D Mulai dari IDR 399.000

Berlaku: 01 Agu 2018 – 30 Mei 2019 PULAU PARI 2D1N *AV.D Mulai dari IDR 809.000

Berlaku: 02 Jul 2018 – 30 Mei 2019 PULAU PARI 2D1N *AV.D Mulai dari IDR 809.000

Berlaku: 13 Jun 2019 – 20 Jun 2019 8D7N CONSORSIUM CHINA VIETNAM BY SJ APR-JUN *TX Mulai dari IDR 7.980.000

Berlaku: 29 Apr 2019 – 03 Mei 2019 5 HARI 3 MALAM KOREA NAMI ISLAND *TX Mulai dari IDR 8.900.000

Berlaku: 05 Feb 2019 s.d. 30 Mei 2019 5 HARI 3 MALAM HAINAN ISLAND HARI SABTU STARTING JAKARTA JUN *TX Mulai dari IDR 4.650.000

Berlaku: 05 Mei 2019 – 08 Mei 2019 4 HARI 3 MALAM BANGKOK PATTAYA *TX Mulai dari IDR 5.500.000

Berlaku: 14 Mei 2019 – 18 Mei 2019 5D THAILAND MALAYSIA SINGAPORE *TX Mulai dari IDR 5.800.000

Berlaku: 01 Nov 2019 – 04 Nov 2019 MOTOGP GRAND PRIX OF MALAYSIA SEPANG INTL CIRCUIT 4D3N *TX Mulai dari IDR 5.900.000

Berlaku: 13 Jun 2019 – 20 Jun 2019 8D7N CONSORSIUM CHINA VIETNAM BY SJ APR-JUN *TX Mulai dari IDR 7.980.000

Berlaku: 12 Mei 2019 – 16 Mei 2019 5 HARI 3 MALAM KOREA NAMI ISLAND Mulai dari IDR 9.000.000

Jadi Agen Sekarang Gratis!

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support