start Jalan Jalan Ah: Playland

Tips Jalan Jalan Kamu ada Disini

Bulan Promo GRATIS

Menjadi Agen Travel - WA.+6285240788670

Bulan Promo GRATIS

Menjadi Agen Travel - WA.+6285240788670

Bulan Promo GRATIS

Menjadi Agen Travel - WA.+6285240788670

Bulan Promo GRATIS

Menjadi Agen Travel - WA.+6285240788670

Bulan Promo GRATIS

Menjadi Agen Travel - WA.+6285240788670

Bulan Promo GRATIS

Menjadi Agen Travel - WA.+6285240788670

Tampilkan postingan dengan label Playland. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Playland. Tampilkan semua postingan

Ke JungleLand Saat Weekend Bisa Sampai Malam, Tapi...

jungleland, jam operasional jungleland, tempat bermain anak

Iyeeesss! Akhirnya ngerasain juga yang namanya Jungleland. Tau gak, seharusnya kami kan bayar Rp800.000 untuk tiket masuk (HTM Rp200.000,00 per orang), tapi waktu itu kami cuma bayar 1 tiket ajah. Alias cuma Rp200.000,00. Yeeeaaay, ngiriiiittt! :D

Itu gara-gara, saya ikutan lomba blog yang diadakan oleh jalanjalanyuk.com *semoga sering-sering bikin GA, ya. Nanti saya ikutan lagi hehehe*. Tulisan saya yang berjudul "3 Jungle Dalam 1 Weekend, Yuhuuu!" menjadi salah satu pemenang dan berhak mendapatkan 2 voucher masuk Jungleland. Trus, sisanya saya beli pake promo ulang tahun Jakarta. Buy 1 get 1 free, cuma dengan menunjukkan KTP Jakarta.

jungleland, tempat bermain anak, promo jungleland
Sekitar pukul 1, kami sampai di JungleLand

Kami ke sana itu hari Minggu, 4 hari sebelum puasa. Sempet-sempetnya ke akad nikah dulu pagi-pagi. Abis itu pulang sebentar buat ganti baju. Setelah ganti baju, lanjut jalan lagi ke Jungleland sekitar pukul 11.30 wib. Sebelum ke Jungleland, saya pastinya cari blog-blog yang pernah nulis tentang Jungleland dulu, termasuk cari info dari beberapa teman. Nah, setelah saya ngalamin sendiri, gantian saya yang mau berbagi cerita dan tip, nih. Biar gak ada rasa kecewa kalau kesana hehehe

Mending makan di resto area downtown di luar pintu utama Jungleland

jungleland, promo jungleland
Banyak resto ternama di area downtown

Sebelum pintu gerbang utama Jungleland, berderet beberapa resto ternama. Waroeng Sunda, Bakmi GM, Starbuck, dan masih banyak lagi. Suami langsung ngajakin makan begitu sampe sana. Saya sebetulnya masih agak kenyang. Lagian saya pikir, makan di dalam aja. Masa' sih di dalam gak ada resto? Tapi, melihat suami kayaknya mulai laper, saya pun mengalah. Gak enak kan kalau mau main trus ada yang laper.

Makan siang dulu di Waroeng Sunda sebelum main di JungleLand

Ternyata keputusan suami untuk makan dulu sebelum masuk Jungleland itu tepat. Pengunjung dilarang bawa makan dan minum ke dalam area bermain. Di dalam area juga ada food court yang menjual berbagai aneka menu. Tapi, menurut kami rasanya biasa banget. Malah Beef Teriyaki yang Nai pilih rasanya asin banget. Udah gitu harganya mahaaalll. Ya, kami pikir kalau harganya semahal gitu, emang mending makan di resto area downtown Jungleland. Udah terkenal resto-restonya. Rasanya pun udah banyak yang akrab di lidah.

Beef teriyaki yang rasanya asin banget

Saya gak tau, apakah pengunjung boleh keluar sebentar untuk makan trus masuk lagi atau tidak. Kalau boleh, kayaknya untuk kunjungan berikutnya, kami akan memilih untuk keluar dulu baru masuk lagi. Tapi, kalau gak boleh, mending makan camilan aja yang banyak, lah. :D

Ke Jungleland Saat Weekend Bisa Sampai Malam, Tapi...

jungleland, tempat bermain anak, promo jungleland
Kayaknya ke JungleLand, gak afdol kalau gak foto kincir raksasanya, ya :D

Awalnya, saya taunya kalau Jungleland itu cuma buka sampe pukul 18.00 wib. Tapi, kemudian saya tau kalau setiap weekend, Jungeland buka hingga pukul 20.00 wib. Kami berangkat dari rumah sekitar pukul 12.00 wib. Emang sengaja rada siang karena kata banyak orang kalau ke Jungleland itu paling enak di atas pukul 1 siang. Udah teduh cuacanya.

Okelah, karena banyak yang berpendapat begitu, kami pun ikuti. Lagian sampe malam juga kan bukanya. Kami pikir, cukuplah main di sana sekitar 5 jam. Dan memang bener juga, ketika kami di sana cuaca cukup bersahabat dengan sesekali rintik-rintik hujan. Agak ketar-ketir juga, karena beberapa permainan kalau hujan turun katanya gak beroperasi. Suasana di sana pun gak terlalu ramai.

 Pertunjukkan yang kami tonton, seusai maghrib

Eh, gak taunya kebanyakan wahana di Jungleland itu buka sampe pukul 18.00 wib. Yang buka sampe pukul 20.00 wib itu cuma wahana Carnivalia. Di wahana Carnivalia, ada juga permainan buat anak tapi kebanyakan permainan untuk remaja hingga dewasa (tinggi minimal 135cm). Jadi untuk anak-anak, seperti Nai yang tingginya masih di bawah 135cm, terpaksa gigit jari. Untuk permainan anak-anak yang masih beroperasi, Nai udah gak mau karena Keke gak bisa ikutan. Kayaknya kalau ke Jungleland lagi, kami mau datang dari pagi aja. Biarin juga panas-panasan. Kan, bisa pake lotion hehehe.

Cuma ini satu-satunya permainan yang mau Nai ikuti setelah maghrib. Itupun rada kecewa karena tingginya yang kurang belum membolehkannya nyetir sendiri

Ya, karena kami pikir kalau wiken itu sampe puklul 20.00 wib dan ternyata gak semuanya, akhirnya kami gak ngerasain permainan Raraftingan. Menurut petugasnya kalau Raraftingan cuma sampe sekitar pukul 15.30 wib. Kami juga gak ngerasain permainan baru Texas Train yang ternyata cuma sampe pukul 17.00 wib.

Main Air Paling Seruuu...

 Keke dan Nai main wave singer. Mereka duduk berdua

Keke ketagihan main di Wave Singer. Sampe berkali-kali dia main wave singer. Untungnya saat itu Jungleland lagi agak sepi, jadi bisa masuk berkali-kali tanpa antre. Padahal tadinya dia yang paling gak mau main Wave Singer. Katanya, takut pusing. Eh, begitu sekali nyobain malah langsung ketagihan. Yang pusing malah ayahnya. Cukup sekali aja abis itu gak mau main lagi :D

Kalau Nai, tingginya (130 cm) serba nanggung. Mau ikut permainan anak-anak, dia udah gak mau. Katanya, gak seru. Apalagi Keke udah gak bisa main di permainan anak-anak. Tambah gak mau deh Nai karena gak ada temennya. Pengen ikut kakaknya, tingginya masih terbatas. Hanya permainan tertentu aja yang dia bisa main bareng sama kakaknya.

 Seru banget main di sini!

Tapi, dari semua permainan yang kami coba, permainan air itu yang paling seru. Saya lupa nama permainan ini. Yang pasti kami naik ke atas kapal trus main tembak-tembakan sama kapal lain. Pengunjung yang berada di luar juga bisa ikut nembak, lho.

Jadi inget sama ibu-ibu yang satu kapal dengan kami. Dia ngritik melulu. Katanya kami, gak bisa ikut jaga kapal akibatnya kami semua basah kuyup. Wkwkwkw... rada aneh juga sih kritikannya. Saya cuekin aja. Kalau memang gak pengen basah, jangan main permainan ini. Karena semua yang main di sini pasti bakalan basah kuyup. Bahkan pengunjung yang gak naik kapal pun bisa ikutan basah kuyup kalau ikut main tembak-tembakan dari luar. Salah satunya adalah suami saya. Dia gak ikut naik kapal tapi tetep aja basah kuyup karena terus-terusan nembak dari luar :D

jungleland, promo jungleland, tempat bermain anak
Yang gak di kapal pun bisa ikutan nembak dan basah kuyup juga. Seruuuu! :D

Dengan bayar IDR20K bisa mengeringkan badan di box ini untuk berempat. Sayangnya pas ke sana, alatnya lagi gak bisa digunakan

Permainan ini bikin nagih. Malah Nai sampe minta ke Jungleland lagi cuma buat main di sini aja. Pokoknya dia pengen berkali-kali main air di sini hahaha. Emang seru banget sih permainannya.

Jam Operasional
  • Senin - Kamis: 10.00 s/d 18.00 wib
  • Jumat: 10.00 s/d 20.00 wib
  • Sabtu - Minggu: 09.00 s/d 20.00 wib
Yang haru diperhatikan dari jam operasional adalah saat waktunya shalat Jumat, seluruh kegiatan di Jungleland berhenti sekitar 1 jam. Begitu juga saat menjelang maghgrib (Jum'at s/d Minggu) seluruh kegiatan berhenti hingga pukul 18.30 wib. Kalau hari lain (Senin s/d Kamis) memang tutup pukul 18.00 wib. Saya sih apresiasi jam istirahat ini karena memberi kesempatan kepada pengunjung dan karyawan Jungeland untuk beribadah.

Salah satu permainan yang lagi di bangun. Kayaknya bakal seru nih permainannya

Jungleland masih termasuk baru usianya. Saya lihat masih ada beberapa wahana baru yang akan dibangun. Kayaknya sih akan semakin seru. Saran saya kalau bisa itu resto yang di downtown ada di dalam juga. Kalau emang gak ada, semoga pengunjung bisa keluar dulu buat makan :D

Ke Jungleland lagi? Hayuk ajah. Pas di sana, suami juga bilang kalau sepupu Keke dan Nai nanti libur lebaran di Jakarta, kayaknya bakal diajak ke Jungleland kalau anaknya mau. Kalau saya dan anak-anak sih mau aja pasti ke sana lagi. Mudah-mudahan ada tiket promo juga *teteuuupp carinya tiket promo* :D

 Sebelum pulang, mampir ke Starbuck dulu di area downtown. Semua resto di area ini pun tutup pukul 20.00 wib. Jadi, kami bawa pulang minumannya.

Info lebih lanjut

Jungleland Adventure Theme

Jl. Jungleland Boulevard
Kawasan Sentul Nirwana, Bogor 16810

Telp: 021-29311313
Fax: 021-29311311
Email: customer.service@jungleland.co.id

Website: jungleland.co.id
Twitter: @JungleLand_Indo
Fanpage FB: Jungleland Indonesia
IG: @JungleLand_Indo

Share:

5 Alasan Asiknya Family Time di Dunia Inline Skate


Kamis, 11 Juni 2015, adalah hari terakhir Keke dan Nai masuk sekolah untuk tahun ajaran 2014/2015. Biasanya setelah selesai UKK, salah satu kegiatan anak-anak di sekolah adalah latihan untuk pentas seni. Tapi, karena mendekati bulan Ramadhan, pentas seni dimajuin 1 semester. Jadi, kegiatan anak-anak di hari terakhir itu cuma tasyakuran.

Saya ajak anak-anak untuk bolos aja *Ups! Hehe..* Tapi, Keke gak mau karena salah seorang teman dekatnya akan pindah ke Kalimantan dan dia bersama teman-teman seangkatannya mau mengadakan perpisahan kecil-kecilan. Melihat kakaknya gak mau ikut, Nai sempet setengah hati sehingga saya harus membujukknya. Kemana-mana mereka memang maunya berdua, sih. Kalau satu gak ikut, satunya suka rada males-malesan. Untungnya Nai berhasil dibujuk. Jadilah hari itu, saya berdua sama Nai bermain di inline skate di Dunia Inline Skate, TMII. Menikmati kebersamaan ibu dan putrinya hihihi.

Apa itu Inline Skate?
 Inline skate berdasarkan jenis disiplin. 
Sumber: www.duniainlineskate.com

Sebelum saya kasih alasan kenapa bermain di dunia inline skate itu asik, saya mau sedikit jelasin tentang inline skate dulu. Untuk yang udah tau apa itu inline skate, silakan di skip aja bagian ini. Lanjut scroll ke bagian selanjutnya :D

Ada beberapa orang yang bilang kalau inline skate itu adalah sepatu roda. Gak salah juga, sih. Karena semua sepatu yang ada rodanya itu disebut sepatu roda. Tapi, gak semua sepatu roda bisa disebut inline skate. Yang disebut inline skate adalah sepatu yang rodanya (sejumlah 4 buah) segaris dari depan ke belakang. Kalau waktu saya kecil, sih lebih dikenal dengan nama Rollerblade. Yang ternyata, saya baru tau kalau Rollerblade itu ternyata sebenarnya salah satu merk inline skate *brandingnya keren banget itu berarti Rollerblade, ya hehehe*

Sejarah singkatnya, skate pertama digunakan pada masa Viking untuk meluncur di atas es. Skating sendiri artinya meluncur di permukaan halus. Dan, sepatu roda dari zaman-ke zaman mengalami beberapa perubahan. Kalau di Indonesia sekitar tahun 80-an, sempet terkenal kan tuh novel karya Hilman Hariwijaya, yaitu Olga dan Sepatu Roda. Malah ada filmnya segala dan melambungkan nama Desy Ratnasari. Udah gitu tahun 90-an ada juga diskotik Lipstik di daerah Blok M yang (katanya) kalau main di sana itu pake sepatu roda. Kok, katanya? Iya, karena saya belum pernah masuk. Masih keciiill hehehe. Tapi, sering lewat di depannya doang karena dulu kantor mamah saya di deket situ. Jadi aja tau diskotiknya :D Pokoknya tahun 80 s/d 90-an itu masa jayanya sepatu roda, deh. Setelah itu, secara perlahan pudar trendnya.

Kalau dulu, saat zama Olga dan sepatu roda pake sepatu yang keempat rodanya paralel. Mengikuti perkembangan zaman, mulai deh berubah ke inline skate. Yang di atas saya tulis sempet booming dengan sebutan Rollerblade itu. Adik saya juga sempat punya. Selain cirinya adalah rodanya yang sejajar, inline skate juga sudah termasuk sama sepatu. Jadi kita tinggal pake kaos kaki aja.

5 Alasan Asiknya Family Time di Dunia Inline Skate (DIS)

Safety First NOT Selfie First


Dulu, adik saya sempet cedera karena bermain inline skate. Jatuh lalu lututnya cedera lumayan lama. Adik saya gak pernah pake pelindung apapun sih ketika main inline skate. Udah lama sekali kejadiannya. Tapi, masih keinget dan sempet bikin saya deg-degan ketika diajak untuk main inline skate di Dunia Inline Skate (DIS). Gak pake jatuh aja, ini lutut kadang suka nyut-nyutan kalau kelamaan duduk. *Faktor U dan jarang olahraga kayaknya hehehe*

Saya dan suami juga termasuk yang rewel untuk urusan safety. Katakanlah ada satu tempat yang lagi jadi trend, tapi kalau kami merasa kurang safety, kami sama sekali gak tertarik untuk ikutan. Walaupun bisa jadi kalau selfie di tempat tersebut bakal keren banget. Tetep aja, Safety First dan wajib hukumnya. Apalagi kalau menyangkut anak-anak. Pengennya mereka gak cedera, dong.

Makanya, ini jadi alasan pertama saya kenapa main di DIS itu asik. Karena DIS benar-benar mengutamakan keamanan. Dari mulai ujung kepala sampe kaki dikasih pelindung. Gak cuma itu, ketika kami diajarkan bermain inline skate, salah satu materi yang pertama kali diajarkan adalah belajar jatuh.

Ini lagi belajar jatuh dengan benar, lho. Bukan jatuh dengan cantik hihihi

Namanya juga baru belajar, kemungkinan terjatuh pasti besar. Makanya perlu belajar jatuh yang benar supaya meminimalkan cedera. Ya, walopun udah pake berbagai pelindung, tetep aja kalau jatuhnya gak benar, resiko cedera lebih besar ketimbang kalau kita jatuh dengan benar. Belajar berdiri juga setelah jatuh. Mana ada sih yang mau main kalau belum apa-apa udah beresiko cedera yang tinggi. Makanya, kita harus tau tekniknya. Jangan cuma sekedar bisa meluncur.

Selain perlengkapan keamanan di tubuh, areanya juga aman untuk bermain inline skate. Daripada kita main inline skate di jalan. Resikonya tinggi. Apalagi sekarang di jalan banyak pegendara yang ugal-ugalan. Mending main di tempat aman aja, deh.

Instruktur yang Andal

Selain takut cedera, sempet juga ada rasa ragu kalau saya gak akan bisa main inline skate. Karena beberapa kali nyobain main ice skating yang di mall, saya gak pernah bisa. Selalu aja cuma berani pegangan di pinggir. Susah banget main ice skating.


Saya dan Nai baru pertama kali main inline skate. Tapi, gak sampe 30 menit, saya udah bisa mengelilingi area DIS seorang diri. Jangan bayangkan saya bisa meluncur dengan luwes seperti mereka yang sudah terbiasa main inline skate, ya. Meluncurnya masih pelan-pelan. Ibaratnya kalau nyetir mobil mah masih main di gigi 1 melulu, sesekali aja pindah ke gigi 2 wkwkwk. Setidaknya sudah bisa meluncur dengan aman karena udah tau tekniknya. Kalau Nai malah lebih luwes lagi. Ya, mungkin karena dia masih anak-anak, ya. Masih lebih lentur badannya.

Untuk yang belum pernah main inline skate, DIS punya paket namanya paket coba-coba. Dalam waktu 30 menit, kita sudah bisa meluncur dengan menggunakan inline skate. Kuncinya itu ada di instrukturnya. DIS memiliki beberapa instruktur yang andal. Mas Tommy, owner DIS, kan juga mantan atlet sepatu roda. Pastinya ketika mencari instruktur akan memilih yang andal, gak yang cuma sekedar bisa berseluncur aja. Instruktur di DIS itu bersertifikasi international, lho. Gak cuma andal, mereka pun ramah. Kebayang kan namanya takut belajar inline skate trus dapet instruktur yang jutek. Rasanya pengen ngegiles pake inline skate pasti hehehe. Untungnya mereka ramah.

Bisa aja, sih kita belajar main inline skate secara otodidak. Tapi, emang yakin setengah jam udah bisa kalau belajar otodidak? Mungkin aja bisa. Tapi kalau udah ada instruktur yang andal, saya mending belajar langsung sama yang ahlinya, deh. Bisa nanya-nanya kalau belum bisa :D


Ssstt... Mbak Fithri, istri mas Tommy, sempet kasih tip yang berharga, nih. Katanya, semuanya itu tentang mindset. Kalau mau bisa main inline skate, mindset nya diubah. Setelah itu, dalam hati saya bilang. "Bisa... Pasti Bisa..." Eh, tetep aja jatoh hehehe. Akhirnya saya ubah lagi dengan bilang dalam hati, "Lutut... Lutut..." Saya terus bilang lutut, supaya kalau mau jatuh reflek pegang lutut atau jatuhnya ke depan. Karena katanya jatuh yang aman itu ke depan. Dan, saya berhasiiill! Yipppiieee!! Bener aja lho, begitu tau dan mulai terbiasa jatuh dengan benar, sedikit demi sedikit keberanian saya mulai muncul. Kalau aja gak pegel punggung, kayaknya pengen berlama-lama main di sana *lagi-lagi faktor U*

Murah dan Puas

Kita balapan, Nai! *Gaya, euy! :D*

Ada beberapa paket di DIS. Dari mulai pake coba-coba hingga paket BSB (Belajar Sampai Bisa) Pake BSB ini menggunakan standar kurikulum pendidikan Inline Skate International ISA dan ICP. Atau kita cuma sekedar ingin bermain saja juga bisa. Kalaupun belum punya inline skate dan pelindungnya, bisa sewa di sana. Tapi, apapun yang dipilih, kalau kata saya sih harganya masih termasuk murah. Udah gitu kita bisa main sepuasnya pula. Gak pake jam-jaman. Wuiiihh asiiiikk!

Supaya yang nungguin gak bosen, kita diperbolehkan piknik di lapangan rumput yang ada di area tengah. Udah gitu kita diperbolehkan juga untuk bawa makan dan minum sendiri. Yang penting nih kita jangan buang sampah sembarangan. Kebersihan harus dijaga. Siap lah kalau begitu.


Kadang kita suka bosen kalau nungguin anak-anak main. Tapi kalau nunggunya sambil piknik, gelar tiker trus bawa makan-minum sendiri pasti asik. Apalagi kalau udaranya sejuk, bakal kriyep-kriyep matanya bisa istirahat sejenak di tiker dan biarkan anak bermain sepuasnya hehehe. Lagian ajak anak-anak main disini tuh lebih sehat. Di sini anak akan banyak bergerak. Salah satu solusi supaya anak lupa sama gadgetnya.Lagian tempat bermain anak di Jakarta yang berada di luar ruang udah mulai jarang. Kebanyakan ngemall ajah.

Tuh, nyaman banget kan tempatnya. Kita bisa piknik di lapangan rumput sambil lihat yang main inline skate. Tracknya juga gak sembarangan. Bisa dipakai buat perlombaan juga, lho

Atau sekalian aja orang tuanya ikut bermain bersama anak. Belajar dan bermain bersama. Pasti semakin asik. Untuk anak-anak yang usianya 4 tahun ke bawah, di sana ada sepeda roda tiga. Atau kita juga bisa sesekali main skuter secara bergantian. Tapi, yang utamanya sih tetep bermain inline skate, dong.

Gak cuma kebersamaan dengan keluarga, untuk yang mau bikin acara gathering dengan kantor, grup arisan, sekolah, klub, atau grup-grup lainnya, enak juga kalau ngumpul di sini. Cobain, deh, Bakalan seru ngumpul disini.

Harganya juga murah. Gak sampe 100 ribu. Kalau udah punya perlengkapannya, cuma bayar 30 ribu. Kalau sama sewa bayarnya 50 ribu. Ikut paket coba-coba bayarnya 70 ribu. Dan semuanya bisa main sampe puaaaass.

Mudah Dijangkau

Rumah saya sih deket sama Taman Mini. Tapi yang jauh pun jangan ragu untuk main ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) karena aksesnya mudah. Dari tol ke tol karena TMII lokasinya juga berdekatan dengan pintu tol. Jadi gak sulit dicari. Udah gitu DIS juga lokasi tepat disamping Keong Emas. Makin gak susah deh untuk main ke DIS.

Segala Ada

 
 Setelah saya ikut main, Nai baru semangat main inline skatenya.

Awalnya Nai setengah hati ketika saya ajak main ke DIS karena Keke gak mau ikut. Begitu anak-anak mulai main inline skate, dia juga masih ragu-ragu. Pengennya saya ikut nemenin. Tapi karena saya dan teman blogger lainnya harus mendengarkan penjelasan dari mas Tommy dulu tentang DIS, Nai pun memilih bergabung untuk main inline skate. Itupun cuma sebentar. Setelahnya dia lebih memilih duduk.

Setelah saya mulai main, Nai masih belum mau main lagi. Tapi, gak lama kemudian dia kepengen ikutan lagi dan seterusnya mulai deh tuh kelihatan enjoy. Kalau udah enjoy gitu, saya sih udah punya feeling kalau pulangnya pasti Nai bakal nagih minta diajak ke DIS lagi. Karena biasanya memang begitu.

Bener aja, setelahnya dia minta diajak main lagi ke sana. Apalagi begitu saya dapet juara kedua lomba live tweet dan berhadiah protector, Nai gak cuma nagih buat diajak main ke DIS lagi tapi juga minta dibeliin inline skate. Waks! Saya udah bilang kalau protectornya buat main sepeda aja, tapi Nai gak mau. Dia kekeuh baru mau pake kalau ke DIS lagi trus dibeliin inline skate hihihi. Saya bilang ajak Keke dulu ke sini, baru deh Nai mau pulang.

Setelah dapet juara 2 live tweet, Nai gak cuma minta diajak main lagi ke DIS. Tapi minta dibeliin inline skate sekalian :D

Saya yakin, anak-anak yang sehabis main di DIS trus langsung ketagihan dan minta inline skate sama orang tuanya kayaknya gak cuma Nai aja. Nah, di DIS itu kita gak cuma bisa nyewa, tapi di sana juga ada tokonya. Jadi buat orang tua yang pengen langsung beliin anaknya inline skate, gak usah bingung lagi harus cari dimana. Disana udah ada tokonya dan barangnya komplit. Ada ahlinya juga, supaya kita gak salah beli inline skate.

Iya, komplit karena gak cuma jual inline skate untuk pemula. Inline skate untuk profesional juga mereka jual. Bisa beli online dan kirim kemanapun juga, lho. Harga tentu aja tergantung produknya, ya. Bukan tergantung dari size sepatu. Jadi, untuk produk yang sama, harga tetap sama walopun size berbeda. Range harga dari mulai 500 ribu hingga 6,6 juta-an juga ada.

Pokoknya di DIS itu bener-bener segala ada. Mau sekedar main aja, silakan. Mau dateng untuk beli inline skate aja, juga silakan. Atau mau keduanya, silakan. 

Di DIS gak cuma jual inline skate aja, tapi segala perlengkapannya juga dijual lengkap.

Tip Bermain di Dunia Inline Skate:
  1. Wajib pakai kaos kaki
  2. Bawa inline skate, helm, dan protector lainnya kalau punya. Kalau belum, nanti bisa sewa di sana
  3. Pakai pakaian yang nyaman, yang mudah menyerap keringat. Pakai kaos dan celana panjang kayaknya paling baik, deh
  4. Bawa baju  ganti. Sehabis main biasanya berkeringat, gak mau dong pulang dengan baju yang basah karena keringat
  5. Apabila ingin menyewa, pilih inline skate 1 nomor lebih besar dari nomor sepatu yang biasa kita pakai
  6. Bawa handuk kecil untuk melap keringat
  7. Bawa air minum dan makanan. Di sana sebetulnya juga dijual air minum. Disekitarnya juga saya lihat ada yang jual makanan. Tapi, gak ada salahnya kalau bawa makanan dan minuman sendiri
  8. Wajib jaga kebersihan, buang sampah jangan sembarangan, ya
  
Pakai baju yang nyaman kayak Nai kalau mau main di DIS, ya :)
    Jam operasional
    1. Senin - Sabtu: 09.30 - 18.00 WIB
    2. Minggu: 06.00 - 18.00 wib
    Tentang Dunia Inline Skate

    Mas Tommy dan mbak Fithri (keduanya berkaos merah) bersama karyawan Dunia Inline Skate

    Dunia Inline Skate dibangun oleh pasangan suami istri,` Tommy Sugiarto (@tommysugiarto) dan Fithri Widanarty (@fithriw). Kepedulian terhadap anak-anak, olahraga, dan pendidikan yang membuat mas Tommy dan mbak Fitri membuat Dunia Inline Skate. Sejak tahun 2010, Dunia Inline Skate bertempat di Taman Mini Indonesia Indah. Tepatnya di komplek Keong Mas. Saat ini jumlah karyawan full time berjumlah 5 orang  dan freelance sejumlah 8 orang.

    Setelah hari raya nanti, libur sekolah masih berlanjut. Biasanya suka ada kumpul keluarga. Ajak main ke sini kayaknya bakal pada kesenengan anak-anaknya. nih. Yuk ah kita meluncuuurr. :)

    Info lebih lanjut

     Paperless = go green. Kereeenn!

    Dunia Inline Skate

    Komplek Keong Emas, Taman Mini Indonesia Indah

    Keterangan foto:
    1. Semua foto adalah milik DIS, kecuali yang diberi watermark (koleksi pribadi)
     
      Share:

      Seminar Digital GRATIS 100%

      Paket TOUR Pilihan

      Berlaku: 05 Feb 2019 s.d. 30 Mei 2019 JELAJAH 3 PULAU SERIBU (ONE DAY) *AV-D Mulai dai IDR 100.000

      Berlaku: 21 Nov 2018 – 31 Mei 2019 BROMO ONE DAY TRIP *CT-D Mulai dari IDR 300.000

      Berlaku: 04 Mei 2019 – 05 Mei 2019 PULAU TIDUNG 2D1N *AV.D Mulai dari IDR 350.000

      Berlaku: 06 Apr 2019 – 30 Mei 2019 PULAU PARI 2D1N *AV.D Mulai dari IDR 360.000

      Berlaku: 27 Mar 2019 – 31 Mei 2019 PULAU HARAPAN 2D1N (OPEN TRIP) *AVD Mulai dari IDR 370.000

      Berlaku: 02 Jul 2018 – 30 Mei 2019 PULAU AYER ODT *AV.D Mulai dari IDR 399.000

      Berlaku: 01 Agu 2018 – 30 Mei 2019 PULAU PARI 2D1N *AV.D Mulai dari IDR 809.000

      Berlaku: 02 Jul 2018 – 30 Mei 2019 PULAU PARI 2D1N *AV.D Mulai dari IDR 809.000

      Berlaku: 13 Jun 2019 – 20 Jun 2019 8D7N CONSORSIUM CHINA VIETNAM BY SJ APR-JUN *TX Mulai dari IDR 7.980.000

      Berlaku: 29 Apr 2019 – 03 Mei 2019 5 HARI 3 MALAM KOREA NAMI ISLAND *TX Mulai dari IDR 8.900.000

      Berlaku: 05 Feb 2019 s.d. 30 Mei 2019 5 HARI 3 MALAM HAINAN ISLAND HARI SABTU STARTING JAKARTA JUN *TX Mulai dari IDR 4.650.000

      Berlaku: 05 Mei 2019 – 08 Mei 2019 4 HARI 3 MALAM BANGKOK PATTAYA *TX Mulai dari IDR 5.500.000

      Berlaku: 14 Mei 2019 – 18 Mei 2019 5D THAILAND MALAYSIA SINGAPORE *TX Mulai dari IDR 5.800.000

      Berlaku: 01 Nov 2019 – 04 Nov 2019 MOTOGP GRAND PRIX OF MALAYSIA SEPANG INTL CIRCUIT 4D3N *TX Mulai dari IDR 5.900.000

      Berlaku: 13 Jun 2019 – 20 Jun 2019 8D7N CONSORSIUM CHINA VIETNAM BY SJ APR-JUN *TX Mulai dari IDR 7.980.000

      Berlaku: 12 Mei 2019 – 16 Mei 2019 5 HARI 3 MALAM KOREA NAMI ISLAND Mulai dari IDR 9.000.000

      Jadi Agen Sekarang Gratis!

      Diberdayakan oleh Blogger.

      Label

      Recent Posts

      Unordered List

      Pages

      Theme Support